Minggu, 28 Juni 2026

Terbit : Ming, 14 Juni 2026

Sarat Makna, Pengajian Rutin Bulanan Masjid Baitul Akbar Kupas Tuntas Bahaya Sifat Hasud

Oleh : baitul Tak Berkategori
Sarat Makna, Pengajian Rutin Bulanan Masjid Baitul Akbar Kupas Tuntas Bahaya Sifat Hasud

MAJALAYA – Masjid Baitul Akbar kembali menggelar kegiatan pengajian rutin bulanan pada hari Ahad, 14 Juni 2023. Acara yang berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 11.30 WIB ini dihadiri oleh sekitar 70-an jemaah yang tampak antusias memadati ruang utama masjid.

Pada kesempatan kali ini, pihak panitia menghadirkan Ust. Endang Saepudin, S.Pd.I. sebagai penceramah. Beliau membawa tema yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, yaitu tentang bahaya sifat Hasud (dengki).

Kisah Nabi Yusuf dan Realita Kehidupan Modern

Dalam tausiyahnya, Ust. Endang memaparkan secara gamblang definisi serta contoh perilaku hasud. Beliau mengambil ibrah dari kisah Al-Qur’an, salah satunya adalah kisah Nabi Yusuf As. yang dihasudi oleh saudara-saudaranya sendiri hingga tega memasukannya ke dalam sumur.

Tak hanya cerita klasik, beliau juga memberikan perumpamaan menggelitik yang sering terjadi di tengah masyarakat saat ini.

“Contoh hasud zaman sekarang itu sederhana. Ada tetangga beli rumah baru, eh kita yang pusing dan meriang,” seloroh Ust. Endang yang disambut senyum simpul para jemaah.

Dua Jenis Hasud yang Diperbolehkan

Meski secara umum hasud adalah sifat tercela yang dapat memakan kebaikan (seperti api memakan kayu bakar), Ust. Endang menjelaskan bahwa ada pengecualian dalam Islam. Beliau mengutarakan ada dua jenis “hasud” (yang sering disebut ghibthah atau iri yang positif) yang justru diperbolehkan, yaitu:

Iri kepada orang kaya yang dermawan: Orang yang hartanya melimpah dan rajin bersedekah di jalan Allah, sehingga kita termotivasi untuk bisa sekaya dan sedermawan dia.

Iri kepada orang yang berilmu/rajin ibadah: Orang yang meluangkan waktunya untuk taat kepada Allah, sehingga memicu kita untuk ikut giat beribadah.

Antusiasme Jemaah dalam Sesi Tanya Jawab

Seperti biasa, di akhir sesi, pengajian rutin ini dibuka dengan sesi tanya jawab. Suasana mendadak hangat karena para jemaah begitu antusias melontarkan berbagai pertanyaan seputar problematik hati dan cara menghindari sifat dengki. Semua pertanyaan tersebut dijawab dengan lugas, jelas, dan santun oleh Ust. Endang Saepudin.

Ketua DKM Masjid Baitul Akbar menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran jemaah dan berharap kajian ini bisa menjadi benteng bagi hati umat agar terhindar dari penyakit-penyakit hati yang merusak silaturahmi. (ars)

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masjid Baitul Akbar
Jl. Balekambang RW 19 Desa Sukamaju Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung Jawa Barat
Luas Bangunan144 m2
Status LokasiWakaf
Tahun Berdiri1980
  • Selamat Datang di Website Masjid Baitul Akbar - Bersama Membangun Ukhuwah dan Koneksi Digital Umat