
MAJALAYA – Masjid Baitul Akbar kembali menggelar pengajian rutin bulanan pada Ahad (10/05/2026) pagi. Acara yang berlangsung khidmat mulai pukul 09.30 hingga 11.30 WIB ini menghadirkan penceramah Ust. H. Sutarna, S.Pd.I., yang membedah makna mendalam di balik syariat qurban.
Dalam tausiyahnya yang bertajuk “Filosofi Qurban: Bukan Sekadar Hewan, Tapi Tentang Ketaatan”, Ust. H. Sutarna mengawali materi dengan refleksi sejarah manusia. Beliau mengingatkan jamaah melalui kisah Nabi Adam AS yang harus keluar dari surga akibat satu kesalahan namun segera bertaubat.
“Nabi Adam langsung bertaubat setelah satu kekhilafan. Ini menjadi teguran bagi kita semua, bagaimana dengan kita yang setiap hari mungkin tidak luput dari dosa? Sudahkah taubat menjadi bagian dari nafas kita?” ujar beliau di hadapan para jamaah.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa risalah qurban memiliki akar sejarah yang sangat panjang, jauh sebelum masa Nabi Ibrahim AS, yakni dimulai dari peristiwa Qabil dan Habil. Inti dari ibadah ini, menurut Ust. H. Sutarna, bukanlah terletak pada fisik hewan yang disembelih, melainkan pada keimanan, ketaatan, dan keikhlasan yang terpancar dari pelakunya.
Suasana pengajian terasa hidup dan jauh dari kesan kaku. Gaya penyampaian Ust. H. Sutarna yang santai dan sesekali diselingi humor segar berhasil menjaga antusiasme jamaah hingga akhir acara.
Kegiatan rutin ini ditutup dengan sesi tanya jawab. Meski tidak ada pertanyaan yang diajukan oleh jamaah—menandakan materi telah tersampaikan dengan sangat jelas—suasana kebersamaan tetap terasa kental. Pengajian bulanan ini diharapkan dapat terus menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana peningkatan kapasitas spiritual bagi masyarakat sekitar.
Kontributor: ars
| Luas Bangunan | 144 m2 |
| Status Lokasi | Wakaf |
| Tahun Berdiri | 1980 |